Posted on

Cara Sederhana Membuat Kerajinan Tempat Pensil Bambu Untuk Anak Sekolah

Dalam mata pelajaran Pendidikan Seni dan Budaya setingkat Sekolah Menengah Pertama biasanya para siswa diberikan satu pembekalan khusus berkaitan dengan keterampilan tangan yaitu membuat kerajinan tangan dengan memanfaatkan barang tak terpakai. Bahan bebas mau apa saja yang akan digunakan, namun hasil kreatifitas akhir akhir yang akan dinilai.

Nah kali ini bambusouvenir.com akan mengulas bagaimana caranya membuat tempat pensil unik dari bambu motif batik dengan bahan baku utama bambu hitam. Bambu hitam dipilih karena tempat pensil nantinya akan tampak lebih eksotis, natural dan tradisional (mempertahankan warna alami kulit bambu). Sedangkan motif batik bisa memanfaatkan kain perca yang motif batiknya masih utuh.

Untuk mengawalinya, ada baiknya bahan-bahan yang akan dibutuhkan dipersiapkan terlebih dahulu, sebagaimana berikut ini:

#TempatPensilBambu

A post shared by 'Bambusouvenir.com (@bambusouvenir) on

1. Bambu dengan ukuran tinggi 10cm dan diameter 8cm. Salah satu ruas harus utuh untuk alas tempat pensil, jika tanpa ruas boleh ditutup dengan menggunakan triplek yang seukuran lingkaran bambu bagian bawah kemudian rekatkan menggunakan lem kayu (Sejenis Fox).

2. Motif batik yang sudah dipotong sesuai dengan ukuran, usahakan pilih motif batik yang tingi dan lebarnya berkisar antara 4cm sampai dengan 5 cm.

3. Bisban atau goni dengan ukuran tinggi 3 cm. Panjang disesuaikan dengan lingkaran pada bambu bagian bawah dan atas.

4. Lem Fox, gunting, tali agel atau pandan. Khusus untuk tali agel atau pandan biasanya dijual satu gulung, harganya berkisar Rp.35.000,- sampai Rp.60.0000,- dengan ketebalan 2mm. Disarankan beli patungan.

Jika semua bahan-bahan yang akan digunakan sudah siapkan, maka tahap selanjutnya adalah membuat tempat pensil bambu.

Pertama bersihkan dulu seluruh permukaan kulit pada bambu dan pastikan dalam kondisi kering, ini sangat penting karena nantinya akan digunakan untuk merekatkan bisban dan motif kain batik. Kualitas keawetan dan kekuatan rekatan akan dipengaruhi oleh bersih dan keringnya permukaan bambu.

Selanjutnya beri lem secara merata pada permukaan bisban satu sisi saja dan pada bambu bagian bawah dan atas beri secukupnya saja untuk menambah daya rekat. Tunggu beberapa saat kemudian rekatkan bisban tadi pada ujung bagian atas dan bawah dengan ditekan perlahan.

Jika bisban sudah terpasang, bisa dilanjutkan dengan menempelkan kain batik yang sudah diberikan lem secara merata pada satu sisi saja dan jangan lupa beri secukupnya pada bambu untuk menambah daya rekat. Rekatkan kain batik pada permukaan bambu kemudian tekan perlahan sampai dirasa cukup kuat merekat.

Setelah selesai merekatkan kain batik, tahap terakhir ialah menali bisban yang sudah direkatkan sebelumnya sebanyak 3-4 kali lilitan dengan pola simpul canggah. Lihat contoh pola tali pada gambar berikut :

Sampai disini tahapan membuat tempat pensil dari bambu telah selesai. Jika dirasa perlu, boleh tambahkan pelitur pernis untuk menambah kesan mengkilat sekaligus melindungi permukaan kulit bambu.

Sebagai tambahan pengetahuan, berikut kami informasikan spesies bambu hitam/Gigantlocoa Atriviolacea yang digunakan sebagai bahan baku di atas. Usahakan menanam bambu untuk pelestarian lingkungan.

Nama Umum :

Bambu hitam, Pring Wulung (Jawa), Awi Hideung (Sunda), Bambu Betung Hitam (Indonesia).

Klasifikasi :

Kingdon : Plantae (Tumbuhan)
Sub Kingdom : Tracheobiota (Tumbuhan Pembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliopyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (Berkepingsatu/Monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae (Suku rumput-rumputan)
Genus : Gigantochloa
Spesies : Gigantolocoa Atriviolaea Widjaja

Kerabat Dekat

Bambu Apus, bambu Ater, bambu Sorik, bambu Lengka, bambu Gombong, bambu Apo, bambu Abe, bambu Peting, bambu Manggong, bambu Regen, bambu Tiying, bambu Mayan, bambu Dabo.

Tinggi, Diameter dan Warna Batang

Dapat mencapai ketinggian 2 meter (Batang berbulu tipis/halus dan tebal, dinding batang hingga 8mm), diameter mencapai 6-8cm dan jarak buku 40-50cm, warna batang dari hijau-cokelat, cokelat tua-keunguan atau hitam.

Tempat Tumbuh

Tempat tumbuh bambu hitam adalah di tanah tropis dataran rendah, berlembab dengan curah hujan pertahun mencapai 1500-3700mm, dengan kelembaban relatif sekitar 76% dan temperatur 20-32 C dapat pula tumbuh di tanah kering berbatu atau tanah vulkanik merah. Jika ditanam di tanah kering berbatu, warna ungu pada batang akan kelihatan semakin jelas.

Foto :

PIONERING: TIPS DAN TRIK MERANCANG TONGKAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*