Posted on

Tanam Bambu, Solusi Jitu Mengatasi Banjir

Hampir dapat dipastikan setiap satu tahun sekali Indonesia kerap menjadi langganan banjir, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya, mulai dari normalisasi sungai, penanaman pohon hingga betonisasi belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Menurut Enny Sudarmonowati dari LIPI, menanam bambu merupakan solusi jitu untuk mengatasi banjir.

Akar serabut bambu mampu menstabilkan tanah dan menanggulangi erosi akan cocok untuk memperbaiki kondisi hulu dan sempadan sungai yang saat ini telah banyak mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Selain itu, penanaman bambu dapat mengkonversi air serta mencegah hilangnya sumber mata air. Batangnya yang bersifat kapiler dapat menghisap dan menampung air kemudian mengalirkannya ke bawah dan menimbulkan mata air disaat musim kemarau melanda. Dan dalam waktu jangka panjang, kelangsungan air pun dapat terjaga.

Sebaiknya bambu tidak ditanam disembarangan tempat, mengingat bambu adalah tanaman tahan banting, yang pertumbuhannya perlu dikendalikan. Daerah aliran sungai (DAS) adalah pilihan areal tanam yang tepat sebagai daerah resapan untuk pencegahan banjir.

Mengapa di areal DAS?, bambu tidak akan mati oleh gerusan air bandang apalagi herbisida ataupun karena kebakaran. Bambu adalah tanaman berumur panjang yang ditopang oleh semua akar dan rimpangnya, jika akar dan rimpangnya masih tersisa, tunasnya akan tumbuh kembali.

Posted on

Cara Sederhana Membuat Kerajinan Tempat Pensil Bambu Untuk Anak Sekolah

Dalam mata pelajaran Pendidikan Seni dan Budaya setingkat Sekolah Menengah Pertama biasanya para siswa diberikan satu pembekalan khusus berkaitan dengan keterampilan tangan yaitu membuat kerajinan tangan dengan memanfaatkan barang tak terpakai. Bahan bebas mau apa saja yang akan digunakan, namun hasil kreatifitas akhir akhir yang akan dinilai.

Nah kali ini bambusouvenir.com akan mengulas bagaimana caranya membuat tempat pensil unik dari bambu motif batik dengan bahan baku utama bambu hitam. Bambu hitam dipilih karena tempat pensil nantinya akan tampak lebih eksotis, natural dan tradisional (mempertahankan warna alami kulit bambu). Sedangkan motif batik bisa memanfaatkan kain perca yang motif batiknya masih utuh.

Untuk mengawalinya, ada baiknya bahan-bahan yang akan dibutuhkan dipersiapkan terlebih dahulu, sebagaimana berikut ini:

#TempatPensilBambu

A post shared by 'Bambusouvenir.com (@bambusouvenir) on

1. Bambu dengan ukuran tinggi 10cm dan diameter 8cm. Salah satu ruas harus utuh untuk alas tempat pensil, jika tanpa ruas boleh ditutup dengan menggunakan triplek yang seukuran lingkaran bambu bagian bawah kemudian rekatkan menggunakan lem kayu (Sejenis Fox).

2. Motif batik yang sudah dipotong sesuai dengan ukuran, usahakan pilih motif batik yang tingi dan lebarnya berkisar antara 4cm sampai dengan 5 cm.

3. Bisban atau goni dengan ukuran tinggi 3 cm. Panjang disesuaikan dengan lingkaran pada bambu bagian bawah dan atas.

4. Lem Fox, gunting, tali agel atau pandan. Khusus untuk tali agel atau pandan biasanya dijual satu gulung, harganya berkisar Rp.35.000,- sampai Rp.60.0000,- dengan ketebalan 2mm. Disarankan beli patungan.

Jika semua bahan-bahan yang akan digunakan sudah siapkan, maka tahap selanjutnya adalah membuat tempat pensil bambu.

Pertama bersihkan dulu seluruh permukaan kulit pada bambu dan pastikan dalam kondisi kering, ini sangat penting karena nantinya akan digunakan untuk merekatkan bisban dan motif kain batik. Kualitas keawetan dan kekuatan rekatan akan dipengaruhi oleh bersih dan keringnya permukaan bambu.

Selanjutnya beri lem secara merata pada permukaan bisban satu sisi saja dan pada bambu bagian bawah dan atas beri secukupnya saja untuk menambah daya rekat. Tunggu beberapa saat kemudian rekatkan bisban tadi pada ujung bagian atas dan bawah dengan ditekan perlahan.

Jika bisban sudah terpasang, bisa dilanjutkan dengan menempelkan kain batik yang sudah diberikan lem secara merata pada satu sisi saja dan jangan lupa beri secukupnya pada bambu untuk menambah daya rekat. Rekatkan kain batik pada permukaan bambu kemudian tekan perlahan sampai dirasa cukup kuat merekat.

Setelah selesai merekatkan kain batik, tahap terakhir ialah menali bisban yang sudah direkatkan sebelumnya sebanyak 3-4 kali lilitan dengan pola simpul canggah. Lihat contoh pola tali pada gambar berikut :

Sampai disini tahapan membuat tempat pensil dari bambu telah selesai. Jika dirasa perlu, boleh tambahkan pelitur pernis untuk menambah kesan mengkilat sekaligus melindungi permukaan kulit bambu.

Sebagai tambahan pengetahuan, berikut kami informasikan spesies bambu hitam/Gigantlocoa Atriviolacea yang digunakan sebagai bahan baku di atas. Usahakan menanam bambu untuk pelestarian lingkungan.

Nama Umum :

Bambu hitam, Pring Wulung (Jawa), Awi Hideung (Sunda), Bambu Betung Hitam (Indonesia).

Klasifikasi :

Kingdon : Plantae (Tumbuhan)
Sub Kingdom : Tracheobiota (Tumbuhan Pembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliopyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (Berkepingsatu/Monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae (Suku rumput-rumputan)
Genus : Gigantochloa
Spesies : Gigantolocoa Atriviolaea Widjaja

Kerabat Dekat

Bambu Apus, bambu Ater, bambu Sorik, bambu Lengka, bambu Gombong, bambu Apo, bambu Abe, bambu Peting, bambu Manggong, bambu Regen, bambu Tiying, bambu Mayan, bambu Dabo.

Tinggi, Diameter dan Warna Batang

Dapat mencapai ketinggian 2 meter (Batang berbulu tipis/halus dan tebal, dinding batang hingga 8mm), diameter mencapai 6-8cm dan jarak buku 40-50cm, warna batang dari hijau-cokelat, cokelat tua-keunguan atau hitam.

Tempat Tumbuh

Tempat tumbuh bambu hitam adalah di tanah tropis dataran rendah, berlembab dengan curah hujan pertahun mencapai 1500-3700mm, dengan kelembaban relatif sekitar 76% dan temperatur 20-32 C dapat pula tumbuh di tanah kering berbatu atau tanah vulkanik merah. Jika ditanam di tanah kering berbatu, warna ungu pada batang akan kelihatan semakin jelas.

Foto :

PIONERING: TIPS DAN TRIK MERANCANG TONGKAT

Posted on

Hutan Bambu Lumajang Tetap Terjaga Asri Berkat Mitos Yang Dipercaya Warga.

Hutan Bambu Lumajang terletak di kawasan konservasi Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang hingga kini kondisinya terawat sangat baik. Air jernih melimpah serta tidak ada flora dan fauna yang rusak karena ulah penjarahan warga setempat.

Kelestariannya tetap terjaga tak lepas dari upaya pencegahan pembabatan bambu dan hutan yang dilakukan oleh KPSA (Kelompok Pelestari Sumber Daya alam) yang diketaui oleh Bapak Herry Gunawan sejak tahun 1979.

Saat ini masuk dalam 10 objek wisata favorit kota Lumajang yang perlu dikunjungi untuk melepas kepenatan dan edukasi.

Masuk kedalam area hutan bambu ini akan terasa sejuk sepanjang hari karena terlindungi oleh rimbunan pohon bambu yang menyeruak seperti terowongan.

Sepanjang jalan menyusuri hutan bambu pengunjung dapat berinteraksi dan memberi makan kera-kera jinak, tak hanya itu pengunjung juga bisa melihat tupai, kalong dan kelelawar yang bergelantungan.

Terlihat sangat elok dan jauh dari kesan angker seperti jika anda mendengarnya.

Beredar kepercayaan di kalangan masyarakat setempat bahwa siapa saja yang mengambil bambu dengan dzalim di kawasan tersebut pasti akan tertimpa balak (musibah) bagi dirinya maupun keluarganya.

Sehingga, hutan bambu hingga kini tetap terjaga dan bisa menghasilkan sumber mata air melimpah yang bermanfaat untuk mengairi ratusan hektar sawah penduduk setempat.

Warga sekitar juga meyakini bahwa dengan menjaga hutan ini akan terhindar dari musibah, maka setiap tahun warga setempat menggelar ritual tolak-balak (Syuoran) sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Youtube :

Domas Wijanarko Channel : https://www.youtube.com/watch?v=5EX0nwlp1do

Posted on

Sepeda Bambu, Manfaat dan Keunikannya Yang Layak Anda Coba

Sepeda merupakan alat transportasi ramah lingkungan yang akhir-akhir ini sangat digemari. Khusus dikota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, bersepeda diakhir pekan merupakan olah raga rutinitas bagi warga setempat. Dan pada hari-hari kerja sepeda terbukti sangat efektif menembus padatnya kemacetan kota.

lazimnya sepeda berbahan material metal ataupun carbon filter, namun baru-baru ini yang lagi ngetrend adalah sepeda berbahan material bambu. Material bambu digunakan sebagai kerangka utama serta masih dikerjakan dengan metode manual kerajinan tangan.

Bambu dinobatkan sebagai icon material ramah lingkungan dan material terbarukan dengan tingkat pertumbuhan cepat. Umur 4 tahun sudah siap digunakan.

Dibandingkan sepeda biasa, sepeda bambu ternyata memiliki manfaat dan keunikannya tersendiri diantaranya :

Sebagai rangka sepeda, bambu memiliki karakteristik ringan dan kuat. Mampu menyerap getaran lebih baik dibandingkan material metal maupun carbon fiber sehingga aman dan nyaman saat dipakai.

Materialnya relatif murah, mudah didapat, dan mudah didaur ulang, proses pembuatannya pun tidak menimbulkan carbon trace yang tinggi seperti pembuatan sepeda biasa. Merupakan solusi hijau seiring dengan pembatasan carbon untuk mencegah pemanasan global.

Solusi atasi kemacetan dan polusi yang cukup tinggi di perkotaan, terutama di Jakarta dan Surabaya. Sehingga dengan mempertimbangkan kondisi geografis, botanis, dan demografis Indonesia mendukung potensi pasar untuk sepeda bambu.

Dan yang terakhir adalah punya nilai karya seni tinggi. Bukan hanya unik tapi jelas fungsi dan manfaatnya. Bisa dipergunakan untuk mengikuti kejuaraan balap sepeda tingkat dunia.

Posted on

Konstruksi Rumah Tahan Gempa Dari Bambu

Gempa bumi yang terjadi di Indonesia merupakan suatu fenomena alam yang tidak dapat dicegah dan diprediksi kejadiannya. Rata-rata terjadi dalam kurun waktu relatif singkat yang biasa disertai dengan gempa-gempa susulan.

Kerugian yang diakibatkan dari terjadinya gempa bumi tidaklah sedikit jumlahnya, baik kehilangan harta benda maupun korban jiwa.

Namun kerugian dan banyak jatuhnya korban jiwa yang diakibatkan oleh gempa bumi dapat diantisipasi dan dikurangi dengan mitigasi. Mitigasi gempa bisa dilakukan dengan membuat bangunan tahan gempa dan tidak mendirikan bangunan di atas atau di bawah tebing.

Dikutip dari laman resmi kementerian ESDM, terdapat 19 daerah yang rawan terjadinya gempa di Indonesia, yaitu Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung dan Banten, Jawa Barat Tengah Bagian Selatan, Jawa Timur Bagian Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah-Palu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku Selatan, Papua Utara, Kalimantan Selatan Bagian Timur dan Sangata.

Bangunan Tahan Gempa

Bangunan yang didirikan pada daerah rawan gempa sebaiknya didesain kuat, sesuai dengan kontruksi bangunan yang benar berdasarkan perhitungan.

Jika terjadi gempa ringan maka bangunan tidak boleh mengalami kerusakan pada komponen non-struktural (dinding retak, genting dan langit-langit jatuh, kaca pecah, dsb) maupun pada komponen strukturalnya (kolom dan balok retak, pondasi amblas, dan sebagainya).

Jika terjadi gempa sedang bangunan boleh mengalami kerusakan pada komponen non-strukturalnya akan tetapi komponen struktural tidak boleh rusak.

Jika terjadi gempa besar bangunan boleh mengalami kerusakan baik pada komponen non-struktural maupun komponen strukturalnya dengan prinsip jiwa penghuni bangunan harus tetap selamat, artinya sebelum bangunan runtuh masih cukup waktu bagi penghuni bangunan untuk keluar/mengungsi ketempat aman.

Konstruksi Rumah Bambu

Pada dasarnya semua material yang digunakan untuk membuat bangunan dapat didesain kuat terhadap gempa, namun dengan menggunakan material bambu akan mendapatkan keuntungan-keuntungan tertentu yaitu biaya konstruksi murah, masa konstruksi yang singkat, dapat dipelajari dan dibuat sendiri, hanya dibutuhkan peralatan yang sederhana untuk membuatnya dan merupakan material yang dapat diperbarui

Sebaiknya bambu yang digunakan adalah bambu yang telah berumur tua, sudah diawetkan dan dalam keadaan kering.

Jenis bambu yang bisa dipakai untuk bangunan adalah jenis bambu betung (Dendrocalamus asper). Berdinding tebal dan memiliki diameter yang dapat mencapai lebih dari 20 cm. Dapat tumbuh hingga lebih 25 meter. Banyak digunakan untuk tiang atau penyangga bangunan dan juga untuk keperluan reng/usuk bangunan.

Jenis bambu kedua adalah bambu hitam/wulung (Gigantochloa atroviolacea). Diameter dapat mencapai 14 cm dan tinggi lebih dari 20 meter. Juga banyak digunakan sebagai bahan bangunan dan perabotan karena relatif lebih tahan terhadap hama.

Jenis bambu ketiga adalah bambu apus/tali (Gigantochloa apus). Berdiameter antara 4 hingga 10cm dan banyak digunakan sebagai komponen atap dan dinding pada bangunan.

Berikut disertakan beberapa gambar untuk membuat konstruksi rumah tahan gempa dari bambu yang dapat digunakan.

Konstruksi Rumah Bambu
Konstruksi Rumah Bambu
Konstruksi Rumah Bambu
Konstruksi Rumah Bambu
Konstruksi Rumah Bambu
Konstruksi Rumah Bambu
Konstruksi Rumah Bambu

Prinsipnya rumah bambu tahan gempa harus dibuat dengan ketentuan rumah bambu didirikan di atas tanah yang rata, pondasi dan sloof (sloof diangker ke pondasi di setiap jarak 50- 100 cm) mengelilingi denah rumah, Ujung bawah kolom bambu masuk sampai pondasi, diangker dan bagian dalam ujung bawah kolom diisi dengan tulangan dan mortar, elemen dinding yang berhubungan dengan sloof atau kolom harus diangker di beberapa tempat, Di ujung atas kolom diberi balok ring yang mengitari denah bangunan, elemen dinding juga harus di angker dengan balok ring tersebut. Bila ada bukaan dinding seperti angin-angin, jendela dan pintu, harus diberi perkuatan di sekeliling bukaan tersebut.

Semoga artikel ini menambah manfaat, setidaknya menambah literatur perbambuan di Indonesia. Silahkan dikoreksi jika ada kekeliruan atau dapat ditambahkan untuk melengkapinya melalui form komentar atau email ke bambusouvenir@yahoo.com

Sumber rujukan :

http://esdm.go.id/berita/geologi/42-geologi/6737-19-wilayah-indonesia-rawan-tsunami-masyarakat-diminta-waspada.html
http://www.academia.edu/7832872/Perencanaan_Bangunan_Rumah_Sederhana_Tahan_Gempa
https://jakonbanten.wordpress.com/rumah-tahan-gempa-dari-bambu/

Posted on

Makanan Populer Dari Olahan Rebung Bambu

Rebung merupakan tunas muda tanaman bambu yang muncul di permukaan dasar rumpun. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah sampai di tempat dengan ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Tunas bambu muda tersebut enak dimakan, sehingga digolongkan ke dalam sayuran. Rebung yang sering dikenal dengan nama bung (bahasa Jawa), oleh masyarakat pedesaan sudah sejak zaman dahulu dimanfaatkan sebagai bahan sayuran. Dalam bahasa Inggris, rebung dikenal dengan sebutan bamboo shoot.

Rebung tumbuh dibagian pangkal rumpun bambu dan biasanya dipenuhi oleh glugut (rambut bambu) yang gatal. Morfologi rebung berbentuk kerucut, setiap ujung glugut memiliki bagian seperti ujung daun bambu, tetapi warnanya cokelat. Pemanenan rebung dapat dilakukan sepanjang tahun. Panen raya rebung terjadi pada musim hujan, yaitu antara bulan Desember-Februari. Biasanya rebung dipanen saat tingginya telah mencapai 20 cm dari permukaan tanah, dengan diameter batang sekitar 7cm.

Kandungan serat pangan pada rebung juga cukup baik Kandungan serat pangan pada rebung adalah 2,56 persen, lebih tinggi dibandingkan jenis sayuran tropis lainnya, selain itu rebung mempunyai kandungan kalium cukup tinggi. Kadar kalium per 100 gram rebung adalah 533 mg. Makanan yang serat kalium, yaitu minimal 400 mg, dapat mengurangi risiko stroke.

Tidak semua jenis rebung bambu dapat dimanfaatkan menjadi makanan olahan, hanya beberapa jenis bambu tertentu yang bisa diantaranya adalah bambu betung (Dendrocalamus Asper), bambu legi (Gigantochloa Atter), bambu mayan (Gigantochloa Robusta), bambu tabah (Gigantochloa Nigrociliata).

Membersihkan Rebung

Sebelum mengolahnya menjadi makanan sebaiknya rebung dicuci beberapa kali dengan air yang mengalir hingga aromanya sedikit berkurang. Selain itu untuk mengurangi aroma rebung yang tajam adalah dengan cara merebus rebung dalam air kelapa hingga mendidih beberapa saat. Kemudian bilas dengan air bersih dan rebus kembali dengan air hingga lunak.

Olahan Rebung Bambu

Setelah bahan baku rebung selesai dibersihkan, rebung bambu tersebut dapat langsung digunakan untuk membuat beberapa ragam jenis masakan olahan khas Indonesia dan berikut beberapa jenisnya yang saat ini cukup populer dikalangan masyarakat kita.

  1. Gulai Rebung.

Siapa tak kenal gulai? masakan asli khas Minangkabau itu kini tak lagi dominan berbahan dasar daging namun juga dari rebung bambu. Bagi sebagian orang yang sudah mencicipinya, gulai rebung ini memiliki cita rasa pedas namun sangat lezat saat dihidangkan bersamaan dengan nasi hangat atau nasi lontong.

Seperti halnya masakan padang lainnya yang mempunyai ciri khas masakan yang begitu kental dengan aroma rempah-rempah, gulai rebung juga dimasak dengan cara direbus di dalam kuah santan yang telah diisi dengan rempah-rempah tersebut. Bagi anda pecinta masakan gulai tidak ada salahnya mencoba masakan gulai rebung bercita rasa pedas ini.

  1. Sayur Rebung.

Pasti sebagian besar dari kita pernah mencoba sayur lodeh, sayur berkuah yang biasanya terbuat dari santan kental dan memiliki warna kuning ini siapa yang sangka dengan memanfaatkan rebung bambu kelezatannya tak kalah dari lodeh nangka. Cara pembuatannya pun sama dengan membuat sayur lodeh seperti biasanya, yang membedakan adalah penggunaan pada bahan baku rebung.

Selain sayur lodeh, pemanfaatan rebung bambu juga banyak disajikan oleh masyarakat menjadi menu semur rebung.

  1. Keripik Rebung.

Satu lagu camilan yang sangat minati masyarakat Indonesia yaitu keripik, makanan ringan berupa irisan tipis dari umbi-umbian, buah-buahan, atau sayuran yang digoreng di dalam minyak nabati ini mempunyai cita rasa yang gurih dan renyah, biasanya dicampur dengan adonan tepung yang diberi bumbu rempah tertentu. Kini bahan baku rebung tidak dominan umbi-umbian, pemanfaatan rebung menjadi camilan keripik sudah mulai diberdayakan karena dianggap mempunyai keunikan dan nilai gizi yang tinggi merupakan suatu kelebihan tersendiri.

  1. Nugget Rebung.

Nugget yang biasa Anda tahu biasanya adalah salah satu pangan dari hasil olahan daging ayam dan berwarna kuning keemasan. Berbahan dasar potongan daging ayam, tepung-tepungan, dan bumbu-bumbuan, namun saat ini rebung bambu telah digunakan untuk bahan dasar pembuatan nugget.

Dalam pengolahannya, rebung bambu ini diiris menjadi potongan-potongan pipih, kemudian irisan rebung tersebut dicampur dengan telur yang sudah dikocok kemudian celupkan kedalam adonan tepung yang sudah diberi bumbu, kemudian digoreng hingga matang.

Referensi :

http://www.duniainter.net/cara-membuat-gulai-rebung-pedas-yang-lezat/
http://icity.indosat.com/t5/Duta/RESEP-MAKANAN-Nugget-Rebung/td-p/191191
http://yoeniyhan.blogspot.co.id/2010/09/keripik-rebung-kaya-serat-dan-kalium.html

Posted on

Inilah Penjelasan Logis Permainan Bambu Gila.

Bambu Gila adalah kesenian tradisi dari masyarakat Maluku. permainan bambu gila ini memiliki nama asli Baramasewel yang konon sudah ada sebelum tersebarnya agama Islam dan Kristen di tanah Maluku. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, permainan ini sebenarnya melibatkan kekuatan supranatural untuk menjalankannya, terkadang memakai ritual tertentu.

Cara memainkannya termasuk terbilang mudah, sebatang bambu dengan ukuran lebih kurang 6-7cm dipegang oleh beberapa orang laki-laki dengan kedua tangannya, lalu oleh seorang dukun bambu tersebut diberi mantera dengan cara meniupkan asap pembakaran kemenyan kedalam bilah bambu. Setelah itu baru tampak nuansa magisnya, bambu tersebut terlihat terasa berat hingga orang-orang yang memegangnya berjatuhan ke tanah, seperti ada efek dorongan yang kuat. Bahkan tidak hanya terlihat berat, bambu ini juga akan bergoyang ke kanan dan ke kiri mengikuti alunan musik.

Lebih lengkapnya simak video bambu gila berikut :

Ideomotor Phenomenon

Jika dilihat dari video di atas, puncak dari permainan ini adalah bambu bergerak sendiri atau liar tanpa di sentuh, cara memainkannya pun harus di pegang oleh kedua tangan, baru kelihatan gaib nya.

kenapa harus dipegang bambunya? untuk memberikan efek ideomotor, dimana otot-otot motorik para pemain sebenarnya yang menggerakan bambu tersebut seolah-olah terjadi dorongan antara pemain satu dengan yang lainnya. Jadi bisa dikatan bukan sesuatu yang gaib, sang pemain bambu gila telah tersugesti dengan hal gaib ketika memainkan itu. Secara tak sadar atau setengah sadar mereka sebenarnya telah melakukan gerakan kebambu tersebut, itulah efek ideomotor. Selengkapnya Anda dapat mengetahui apa itu efek ideomotor dengan mengunjungi link berikut : https://en.wikipedia.org/wiki/Ideomotor_phenomenon

Pada akhirnya, terlepas apakah Anda percaya atau tidak secara gaib itu akan kembali kepada Anda, namun yang terpenting adalah permainan rakyat ini lestari sebagai kekayaan budaya Indonesia asli, artikel ini hanya membantu mengimbangi dan menjelaskan permainan tersebut dari sisi logisnya.

Posted on

Dadiah, Fermentasi Susu Dengan Media Bambu.

Siapa tak kenal Yoghurt? minuman kesehatan dari produk olahan susu dan kacang hijau yang dibuat melalui fermentasi bakteri ini sudah dikenal sejak dahulu di Indonesia. Salah satunya adalah masyarakat Minang Kabau (Sumatra Barat), yang dikenal dengan nama Dadih atau Dadiah.

Dadiah mengandung zat makanan berkualitas yang tidak perlulagi diragukan, sebab terbuat dari susu kerbau yang memiliki kandungan zat gizi yang relatif tinggi.

Menjadi sumber protein, fosfor, kalsium, magnesium, kalori, asam folat, asam nikotinat, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, dan vitamin B12 yang tentu sangat diperlukan untuk kesehatan tubuh.

Dadiah secara fisik bentuknya mirip bubur atau es krim berwarna putih kental. Berasa agak asam, sering juga disebut sebagai “susu asam”. Dibuat dari susu kerbau yang disimpan dalam tabung bambu yang ditutup dengan daun pisang atau plastik selama 2 sampai 3 hari hingga terjadi fermentasi.

Fermentasi ini bertujuan Untuk memperpanjang daya guna, daya tahan simpan serta untuk meningkatkan nilai ekonomi susu agar susu tidak cepat rusak oleh kontaminasi jasad renik pembusuk yang mampu berkembang cepat.

Jenis Bambu Untuk Membuat Dadiah

Setidaknya dibutuhkan dua jenis bakteri menguntungkan untuk proses fermentasi yaitu satu dari keluarga lactobacillus yang berbentuk batang (Lactobacillus bulgaricus) dan lainnya dari keluarga streptococcus yang berbentuk bulat (Streptococcus thermophilus). Kedua bakteri ini merupakan bakteri penghasil asam laktat yang penting peranannya dalam mikroflora usus. Penggunaan kultur bakteri sebagai suplai bakteri asam laktat dalam pembuatan yoghurt ini yang disubstitusikan ke media bambu.

Tidak semua jenis bambu dapat dimanfaatkan, hanya pada buluh bambu jenis tertentu saja yang didalamnya terdapat bakteri asam laktat. Jenis bambu gombong (Gigantochloa verticilata) dan bambu Ampel (Bambusa vulgaris) saja yang bisa digunakan untuk membuat dadiah.

Bambu yang digunakan harus masih dalam kondisi segar atau belum kering. Dari hasil penelitian, buluh pada bagian dalam bambu inilah sebenarnya yang mengandung bakteri asam laktat (BAL).

Bambu Gombong adalah jenis bambu yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat Minang Kabau. Selain itu, bambu Ampel juga menjadi pilihan karena memiliki rasa pahit sehingga menghindarkan proses fermentasi dari kerubutan semut.

Umur bambu dan lamanya proses fermentasi sangat mempengaruhi kualitas dan kekentalan dadiah. Dadiah tidak memerlukan memerlukan tambahan kultur mikroba tertentu sebagai starter dalam proses fermentasinya seperti halnya yoghurt pada umumnya.

Cara Menikmati Dadiah

Cara menikmati dadiah terbilang unik. Lazimnya dadiah disajikan bersama emping beras atau disebut juga dengan ampiang dadiah. Rasa asam dadiah yang berpadu dengan kerenyahan emping beras ditambah siraman gula aren merupakan suatu kombinasi yang mantap.

Selain itu dadiah juga bisa disantap sebagai lauk pauk bersama sambalado (cabai), bawang, dan sirih. Perpaduan ini menghasilkan rasa asam-pedas yang segar sebagai teman menyantap nasi. Saat disantap bersama nasi, sirih berfungsi menghilangkan aroma asam atau amis yang dihasilkan proses fermentasi.

Saat ini, dadiah makin sulit ditemukan. Olahan susu fermentasi ini hanya bisa ditemukan di beberapa tempat tertentu. Salah satunya karena dadiah termasuk jenis kuliner dengan peminat spesifik. Karena cita rasanya yang unik, tidak semua orang menyukai rasa asamnya.

Posted on

Manfaat Daun Bambu Bagi Kesehatan

Bambusouvenir.com – Masyarakat diharapkan tak hanya memanfaatkan tanaman bambu hanya sebatas untuk furniture, bahan bangunan, kerajinan dan sayuran. Daun bambu dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk atasi berbagai penyakit.

Masyarakat kita telah lama menganal bambu dan sebagian besar memanfaatkannya untuk furniture, bahan bangunan, kerajinan, perlengkapan rumah tangga dan ranting sebagi pengganti kayu bakar. Bahkan pada bagian akarnya masyarakat juga menfaatkannya sebagai sayuran (Rebung bambu). Sementara ada bagian dari pohon bambu yang dibiarkan berserakan saja menjadi tumpukan sampah, yaitu pada bagian daun. Daun bambu belum banyak dimanfaatkan, namun tahukah Anda daun bambu yang selama ini kurang mendapat perhatian masyarakat ternyata dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal?

Pemanfaatan daun bambu sebagai obat herbal pertama kali diungkap dalam kitab Ming Yi Bie Lu (Catatan Dokter Ternama), yakni untuk meluruhkan dahak serta meredakan batuk, susah napas serta dapat menetralkan racun dalam tubuh manusia. Bahkan disebutkan juga dalam Kamus besar herbal Cina yakni berfungsi mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, bersifat diuretik (melancarkan air seni) dan pada tahun 1998 daun bambu oleh Badan Kesehatan Cina dimasukkan dalam daftar herbal alami sebagai tanaman obat dan pangan.

Kandungan Zat Dalam Duan Bambu

Untuk memperoleh informasi zat apa saja sebenarnya yang terkandung pada daun bambu serta fungsinya, berikut ulasannya :

Flavonoid, merupakan senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan. Lebih dari 2000 flavonoid yang berasal dari tumbuhan telah diidentifikasi dan terdiri dari tiga kelompok yaitu antosianin, flavonol, dan flavon. Flavanoid berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kolonosit dari stress oksidatif dan menghambat oksidasi xantin menjadi asam urat.

Polisakarida, merupakan karbohidrat dengan molekul yang terbuat dari berbagai unit gula yang terikat bersama. Senyawa gula ini sangat penting bagi kerja sebagian besar fungsi tubuh.

Klorofil, merupakan zat hijau daun. Zat ini sangat berperan memperbaiki kondisi kesehatan yang buruk yang berfungsi sebagai metabolisme.

Asam Amino, merupakan bahan penyusun protein. Asam amino sebagai sistein berfungsi sebagai antioksidan, yang berarti membantu memerangi efek radikal bebas pada sel. Asam amino ini juga memainkan peran dalam stabilitas protein.

vitamin E, dikenal juga sebagai Tokoferol yang merupakan grup vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan vitamin D. Berfungsi membantu tubuh dalam memperkuat jaringan pada kuku dan rambut serta menjaga kesehatan jaringan pada tubuh manusia.

mikroelemen, unsur mineral yang berhubungan dengan enzim. Berfungsi sebagai pemeliharaan fungsi tubuh, baik pada tingkat sel, jaringan, organ maupun fungsi tubuh secara keseluruhan. Sejumlah besar enzim memerlukan mikro elemen dan trace elemen untuk dapat berfungsi secara maksimal.

Manfaat Bagi Kesehatan

Bahasan berikut adalah cara membuat ramuan herbal dari daun bambu, dianjurkan konsultasikan terlebih dahulu ke dokter terkait untuk memperoleh hasil terbaik atau Anda dapat mendapatkannya dalam bentuk produk teh daun bambu yang siap pakai, kini sudah tersedia dan dijual.

  1. Mengatasi asam urat

Untuk penggunaannya, ambil beberapa daun bambu dan gunakan secukupnya, tidak ada pengecualian jenis daun bambu, semua dapat digunakan. Jemur hingga getahnya hilang dan bersihkan bulu-bulunya dengan cara digosok. Setelah itu, rebus dengan tiga gelas air, hingga tersisa dua gelas, kemudian dinginkan. Bagi air rebusan menjadi dua gelas lalu minum dua kali sehari. Sebaiknya terus diminum hingga sembuh.

  1. Sembuhkan luka pada kulit

Ambil beberapa lembar duan bambu muda kemudian haluskan. Untuk mengobati luka pada kulit, terlebih dahulu bersihkan bagian tubuh yang terluka kemudian cucilah dengan menggunakan air dari duan bambu yang telah dihaluskan tersebut. Lakukan beberapa kali hingga sembuh.

  1. Memperlancar haid

Untuk mengatur kelancaran periode menstruasi dapat meminum air rebusan dari daun bambu pada waktu pagi dan sore hari. Sebaiknya gunakan daun bambu muda dan rebus dengan 3 gelas, rebus hingga tersisa 2 gelas.

  1. Pembasmi cacing usus

Cacing usus dapat menyebabkan berbagai penyakit dalam tubuh manusia, untuk membasmi secara efektif seduh daum bambu menjadi teh angat dan minum dua kali sehari selama dua hari. Caranya, ambil daun bambu dan seduh dengan air panas seperti menyeduh teh.

Untuk memberikan gambaran mengenai cacing usus, lihat video berikut :

Tak ada yang terbuang dari tanaman bambu, semuanya dapat dimanfaatkan mulai dari batang, akar, ranting dan daun bambu. Maka ada istilah Serumpun Bambu Sejuta Manfaat. [Disarikan Dari Berbagai Sumber]

Posted on

Sembilu, Alat Khitan Tradisional Dari Bambu

Bambusouvenir.com – Belum adanya peralatan modern, khitan pada masa dahulu oleh mayoritas masyarakat kampung dilakukan secara tradisional yaitu menggunakan sembilu.

Sunat atau khitan oleh mayoritas muslim wajib hukumnya yang berfungsi membersihkan diri, diperkuat juga oleh alasan medis bahwa dengan khitan dapat menghindarkan dari fimosis. Fimosis merupakan suatu keadaan keadaan di mana kulit pada kepala penis atau kulup mempunyai lubang terlalu sempit sehingga kulit kulup tidak dapat tertarik kebelakang atau membuka yang memungkinkan kotoran serta penyebab penyakit untuk menempel atau berkumpul di ujung penis.

Khitan umumnya dilakukan oleh laki-laki yang telah beranjak dewasa, namun tidak ada batasan usia yang pasti kapan sebaiknya khitan dapat dilakukan. Mengikuti tradisi, biasanya setelah khatam Al-qur’an, atau bagi mereka yang telah berani untuk melakukannya.

Saat ini proses khitan menjadi sangat cepat, mudah serta minim rasa sakit karena telah ditunjang oleh peralatan khitan modern, seperti menggunakan laser. Kemudahan itu akan sangat berbeda kondisinya dengan zaman dahulu, era sebelum 1980an, proses khitan masih dilakukan dengan menggunakan peralatan tradisional yaitu sembilu atau lebih dikenal dengan sunat klasik atau dorsumsisi.

Khitan Dorsumsisi

Merupakan metode khitan dengan menggunakan alat potong sembilu (kulit bambu yang telah diraut menjadi sangat tajam). Alat lain yang dapat digunakan adalah skalpel (pisau bedah) atau silet, namun yang lazim dijumpai dikampung-kampung adalah dengan menggunakan sembilu.

Bagaimana prosesnya? dari beberapa nara sumber, secara umum ada beberapa langkah, berikut dikutipkan berdasarkan pengalaman BlueJack (Bukan nama sebenarnya) :

  1. Anak akan disuruh mandi pada saat hari masih sangat pagi. Dibersihkan seluruh kemaluan anak sampai benar-benar bersih. Si anak lalu di suruh berendam di air yang sangat dingin, kegunaannya adalah untuk proses bius tradisional agar tidak terlalu sakit saat kulit kulupnya di potong.

  2. Si anak didudukkan dipangkuan orangtuanya berhadapan dengan calak/mantri/paraji/tukang sunat dan badan, tangan, dan kaki mereka dipegang erat-erat ini dimaksudkan agar anak tidak bergerak sewaktu di sunat karena akan membahayakan, biasanya dibutuhkan 3 orang untuk memegangi badan, tangan, dan kaki si anak agar tidak meronta.

  3. Jika si anak sudah terpegangi erat-erat maka juru sunat tersebut akan mulai beraksi, ujung kulup anak lalu di tarik ke belakang agar kepala penis anak tersebut muncul, kemudian diambil kapas dan dibersihkan kepala penis tersebut dari kotoran kotoran yang masih menempel. Setelah dirasa cukup bersih rongga diantara kulup dan kepala penis akan dimasukkan sebilah sembilu, lalu juru sunat tersebut akan memberi tanda dimana akan memotong kulup tersebut.

  4. Juru sunat akan menarik sepanjang panjangnya kulit kulup tersebut hingga si anak berteriak, hal itu bertujuan agar kulit kulup mudah untuk di potong. Setelah ditarik, sebilah bambu penjepit akan dijepitkan pada kulup anak tersebut dengan sangat kuat, dimaksudkan agar tidak mudah terlepas dan kepala penis tidak ikut terpotong.

  5. Setelah penjepit dipasang maka selanjutnya adalah proses pemotongan, juru sunat akan mengambil sembilu juga pecahan batok kelapa kering yang tajam. Juru sunat akan membacakan do’a lalu kulit kulup dipotong. Si anak pun menangis sekencang-kencangnya karena sakit luar biasa, panas, perih di kemaluannya dan para orang tua biasanya akan lebih erat memegangi anak tersebut karena anak tersebut akan lebih kuat meronta-ronta. Membutuhkan waktu sekitar 2 menit untuk proses pemotongan berlangsung.

  6. Setelah proses pemotongan selesai juru sunat akan menarik penjepit bambu hingga terlepas, dan saat itu darah akan deras keluar dari luka potongan tadi. Juru sunat akan menarik sisa kulup kebelakang dan melipatnya kedalam lalu dililitkan perban pada kemaluan anak tersebut.

  7. Setelah semuanya selesai si anak lalu ditidurkan dan biasanya akan diberikan ucapan selamat dengan mendapat hadiah berupa uang maupun yang lain dari keluarga dan tetangganya yang datang menjenguk. Setelahnya biasanya akan diadakan acara selamatan bagi si anak.

Metode khitan ini memang menjadi metode tercepat dari semua metode yang ada. Namun, metode ini memberikan dampak yang sangat luas. Dampak tersebut adalah terpotongnya pembuluh darah yang berperan mengalirkan darah ke sebagian kepala penis, terpotongnya susunan syaraf yang diduga memengaruhi kenikmatan saat hubungan seksual, pendarahan yang hebat jika pasien mengalami hemofilia yang belum terdeteksi, lecet yang disebabkan karena masih adanya perlengketan kulit dengan kepala penis saat pemotongan dan rasa sakit yang amat sangat bisa menyebabkan pasien bergerak dan menyebabkan alur pemotongan tidak rata.