Posted on

Replika Menara Eiffel, Bukti Nyata Karya Unik Dari Bambu

Replika menara Eiffel dari Bambu setinggi 35 meter ini berada di Tasikmalaya, dibangun pada awal 2016 oleh sejumlah seniman yang bermaksud menghidupkan pariwisata kota dengan merekontruksi kembali replika menara Eiffel yang pernah dibangun oleh AH Van Bebber di tahun 1898 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Sadar ini akan menjadi sebuah karya unik yang menarik para wisatawan, maka konstruksi bangunan dirancang sangat kokoh, tidak seperti pada saat itu dimana usia replika menara Eiffel karya Van Bebber tidak mampu bertahan lama. Roboh akibat terpaan angin dan hujan satu bulan pasca pembangunannya.

Replika menara Eiffel dari bambu yang sekarang ini didirikan tepat di pintu masuk komplek perkantoran Setda Tasikmalaya Desa Suka Asih Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Diperkirakan menghabiskan sekitar 1.000 batang bambu jenis Betung untuk menjadikannya sebuah bangunan menara Eiffel dan tidak diketahui secara pasti berapa lama waktu pengerjaannya.

Rencananya karya unik dari bambu ini akan didaftarkan ke Musium Rekor Indonesia (MURI) dan Guinness Book of Record sebagai replika menara Eiffel berbahan bambu tertinggi di dunia.

Bagaimana, menarik bukan? ditangan seniman-seniman kreatif bambu ini disulap menjadi karya unik dari bambu yang menjadi ikon khas dan kebanggaan warga Tasikmalaya.

Karya unik dari bambu ini juga menyedot perhatian warga Tasikmalaya, tak sedikit yang penasaran ingin melihat dan sekadar melakukan foto selfie di menara Eiffel tersebut.

Youtube Channel :

Rian Bungsu : https://www.youtube.com/watch?v=WD9TEsN-OPca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*