Posted on

Tanam Bambu, Solusi Jitu Mengatasi Banjir

Hampir dapat dipastikan setiap satu tahun sekali Indonesia kerap menjadi langganan banjir, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya, mulai dari normalisasi sungai, penanaman pohon hingga betonisasi belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Menurut Enny Sudarmonowati dari LIPI, menanam bambu merupakan solusi jitu untuk mengatasi banjir.

Akar serabut bambu mampu menstabilkan tanah dan menanggulangi erosi akan cocok untuk memperbaiki kondisi hulu dan sempadan sungai yang saat ini telah banyak mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Selain itu, penanaman bambu dapat mengkonversi air serta mencegah hilangnya sumber mata air. Batangnya yang bersifat kapiler dapat menghisap dan menampung air kemudian mengalirkannya ke bawah dan menimbulkan mata air disaat musim kemarau melanda. Dan dalam waktu jangka panjang, kelangsungan air pun dapat terjaga.

Sebaiknya bambu tidak ditanam disembarangan tempat, mengingat bambu adalah tanaman tahan banting, yang pertumbuhannya perlu dikendalikan. Daerah aliran sungai (DAS) adalah pilihan areal tanam yang tepat sebagai daerah resapan untuk pencegahan banjir.

Mengapa di areal DAS?, bambu tidak akan mati oleh gerusan air bandang apalagi herbisida ataupun karena kebakaran. Bambu adalah tanaman berumur panjang yang ditopang oleh semua akar dan rimpangnya, jika akar dan rimpangnya masih tersisa, tunasnya akan tumbuh kembali.